<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Halal Inisght &#8211; The Halal Insights</title>
	<atom:link href="https://thehalalinsights.com/tag/halal-inisght/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thehalalinsights.com</link>
	<description>Halal Lifestyle, Travel, Tourism &#38; Fashion</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Feb 2021 08:13:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>
	<item>
		<title>Apa itu Halalan Thoyyiban?</title>
		<link>https://thehalalinsights.com/apa-itu-halalan-thoyyiban/</link>
					<comments>https://thehalalinsights.com/apa-itu-halalan-thoyyiban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitry Oktavia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 07:50:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Insights]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Food]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Inisght]]></category>
		<category><![CDATA[Najis]]></category>
		<category><![CDATA[Samak]]></category>
		<category><![CDATA[Sertu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tdi_8_2c0</guid>

					<description><![CDATA[Halal : Permisibble / Diizinkan Thoyyib : Wholesome / semua arti yang baik mulai dari bersih, sehat, tidak beracun, baik. Mushbooh : Diragukan atau dicurigai sebaiknya ditinggalkan jika meragukan Haram : Forbidden / Dilarang Halalan dan Thoyyib : Halal menurut ayat-ayat di Al-Qur&#8217;an surah Al Maidah 3 dan 90 adalah makanan atau sesuatu yang di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="background-color: #00bfae;">Halal </span>: Permisibble / Diizinkan<br />
<span style="background-color: #00bfae;">Thoyyib </span>: Wholesome / semua arti yang baik mulai dari bersih, sehat, tidak beracun, baik.<br />
<span style="background-color: #00bfae;">Mushbooh</span> : Diragukan atau dicurigai sebaiknya ditinggalkan jika meragukan<br />
<span style="background-color: #00bfae;">Haram </span>: Forbidden / Dilarang<br />
<span style="background-color: #00bfae;">Halalan dan Thoyyib </span>: Halal menurut ayat-ayat di Al-Qur&#8217;an surah Al Maidah 3 dan 90 adalah makanan atau sesuatu yang di konsumsi tidak mengandung</p>
<ul>
<li>Daging babi dan turunannya</li>
<li>Darah</li>
<li>Bangkai (Binatang yang tidak disembelih)</li>
<li>Binatang-binatang yang disembelih atas nama selain Allah</li>
<li>Binatang yang mati tercekik, yang mati dipukul, dan yang mati terjatuh dari tempat yang tinggi</li>
<li>yang mati ditanduk, dan yang mati dimakan binatang buas</li>
<li>mengandung khamar</li>
</ul>
<p>Produk yang pasti halal (Belum mengalami proses)</p>
<ol>
<li>Susu (dari sapi, domba, unta atau kambing)</li>
<li>Telur</li>
<li>Ikan dan semua seafood kecuali jika beracun</li>
<li>Tanaman yang tidak memabukkan</li>
<li>Sayuran segar</li>
<li>Buah-buahan segar</li>
<li>Kacang-kacangan seperti kacang, kacang mete, kacang coklat, kenari</li>
<li>Biji-bijian seperti gandum, beras, barley, oat</li>
</ol>
<p>Selain tidak mengandung bahan-bahan yang tidak disebutkan sebelumnya, produk halal harus <span style="background-color: #00bfae;">thoyyib</span> (wholesome) yang berarti produk tersebut harus bersih, tidak beracun, baik untuk kesehatan, sehat dan banyak lagi.</p>
<p>Produk halal harus bersih dalam proses pembuatannya mulai dari sourcesnya sampai dengan ke konsumen</p>
<p>Dalam industri makanan dikenal dengan nama <em>from farm to fork </em>untuk obat-obatan dan kosmetik mulai dari bahan baku sampai diminum atau digunakan oleh konsumer.</p>
<p>Bersih disini berarti termasuk bebas dari najis.</p>
<h3><strong>Macam-macam najis</strong></h3>
<ol>
<li>Najis <em>Mughollazoh</em> (najis berat).<br />
Yaitu najisnya anjing dan babi dan keturunan dari satu satu binatang tersebut. Cara mensucikannya dicuci dengan 7 basuhan setelah menghilangkan &#8216;ain-nya (bentuk najisnya), menggunakan air ataupun air yang dicampurkan dengan tanah.<br />
<strong>Contohnya:</strong><br />
&#8211; Terkena babi (menyentuh babi).<br />
&#8211; Terkena air liur anjing, baik secara sengaja ataupun tidak sengaja.<br />
&#8211; Hewan keturunan anjing dan babi.</li>
<li>Najis <em>Mukhoffafah</em> (najis ringan).<br />
Yaitu air kencing anak kecil yang belum pernah makan selain air susu dan belum genap berusia 2 tahun. Cara mensucikannya dicuci dengan mengaliri air pada najisnya dan hilang ain-nya (bentuk najisnya). Atau cukup dengan memercikkan air ke bagian tubuh (badan) yang terkena najis.<br />
<strong>Contohnya:</strong><br />
&#8211; Air kencing bayi laki-laki belum berusia 2 tahun.</li>
<li>Najis <em>Mutawassithoh</em> (najis sedang/pertengahan).<br />
Yaitu seluruh bentuk-bentuk najis lainnya termasuk kategori mutawassithoh. Cara mensucikannya harus membersihkan najisnya sampai tuntas, tanpa ada bekas yang melekat. Najis ini terbagi menjadi 3:<br />
&#8211; Najis <em>Mutawassithoh &#8216;Ayniyyah</em><br />
&#8211; Najis <em>Mutawassithoh Hukmiyyah<br />
</em>&#8211; Najis <em>Mutawassithoh &#8216;Ayni </em>adalah najis yang memiliki warna, bau dan rasa, maka menghilangkannya harus dengan menghilangkan warna, bau dan rasanya. Najis <em>Mutawassithah Hukmi </em>adalah najis yang tidak memiliki warna, bau dan rasa, maka cara menghilangkannya cukup dengan mengaliri air.<br />
<strong>Contohnya:</strong><br />
&#8211; Kotoran manusia.<br />
&#8211; Darah haid.<br />
&#8211; Madzi yaitu cairan bening yang keluar dari kemaluan akibat terangsang.<br />
&#8211; Air wadi yaitu air putih, keruh dan kental yang keluar setelah buang air kecil.<br />
&#8211; Nanah bercampur darah.</li>
</ol>
<h3><strong>Sertu</strong></h3>
<p>Proses pensucian dari najis berat yang berasal dari anjing dan babi beserta turunannya jika bersentuhan dengan baju, badan dan tempat, maka mencuci area yang terkontaminasi dengan air 7 kali dan salah satunya cucian pertama dicampur dengan tanah yang bersih.</p>
<p>sekarang ini kita bisa membeli produk sabun yang sudah dicampur dengan tanah melalui online shop shopxx produk ini bisa dibawa bawa saat traveling.</p>
<h3><strong>Samak</strong></h3>
<p>Suatu metode untuk mensucikan dan membersihkan kulit hewan baik yang akan dimakan atau tidak dimakan, tujuannya untuk membersihkan kulit dari darah dan kotoran lain yang melekat pada kulit dan jika tidak dapat dibersihkan bisa menggunakan senyawa astringen seperti tannin atau tawas (Matla&#8217; Al-Badrain, 25)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thehalalinsights.com/apa-itu-halalan-thoyyiban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Titik Kritis Halal</title>
		<link>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal/</link>
					<comments>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitry Oktavia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 07:50:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Food]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Inisght]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tdi_9_8db</guid>

					<description><![CDATA[Bismillah Assalamualaikum Untuk mendapatkan sertifikasi halal maka sebaiknya produser atau pemilik usaha mengetahui titik kritis halal dalam rantai proses produksi yang dimulai dari pemilihan bahan baku sampai penyerahan kepada consumer. Titik Kritis Halal Suatu tahapan produksi dimana ada kemungkinan suatu produk menjadi haram. Titik Kritis Tinggi artinya beresiko tinggi menjadi non halal. Biasanya bahan baku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah</p>
<p>Assalamualaikum<br />
Untuk mendapatkan sertifikasi halal maka sebaiknya produser atau pemilik usaha mengetahui titik kritis halal dalam rantai proses produksi yang dimulai dari pemilihan bahan baku sampai penyerahan kepada consumer.</p>
<h3><strong>Titik Kritis Halal</strong></h3>
<p>Suatu tahapan produksi dimana ada kemungkinan suatu produk menjadi haram.</p>
<p><strong>Titik Kritis Tinggi</strong> artinya beresiko tinggi menjadi non halal. Biasanya bahan baku hewan yang terkait dengan jenis hewan dan proses penyembelihan. <strong>Contohnya</strong> produk daging gelatin kaldu</p>
<p><strong>Titik Kritis Sedang</strong> artinya beresiko pertengahan biasanya bahan baku nabati yang dalam proses produksinya mungkin mengalami kontak dengan bahan non halal. <strong>Contohnya</strong> proses rafinasi* gula pasir yang bisa menggunakan karbon aktif dari tulang babi</p>
<p><strong>Titik Kritis Rendah</strong> artinya beresiko rendah. Biasanya, jarang ditemukan penyebabnya menjadi non halal, karena tanpa ditambahkan bahan penolong pun, produk tersebut tetap bisa berfungsi. <strong>Contohnya</strong> tepung terigu yang hanya mengandalkan proses penggilangan gandum</p>
<p><strong>Syarat-syarat produk halal</strong></p>
<ul>
<li>Halal zatnya</li>
<li>Halal dalam memprosesnya</li>
<li>Halal dalam penyimpanannya</li>
<li>Halal dalam penyajiannya</li>
<li>Halal cara memperolehnya</li>
</ul>
<p>Jadi titik kritis halal from <strong>farm to fork </strong>dari gambar dibawah ini ada 6 titik kritis</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-111 size-full" src="https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-32.png" alt="" width="652" height="461" srcset="https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-32.png 652w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-32-300x212.png 300w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-32-594x420.png 594w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-32-100x70.png 100w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-32-200x140.png 200w" sizes="(max-width: 652px) 100vw, 652px" /></p>
<p>Titik kritis halal dari gambar diatas</p>
<ol>
<li>Pastikan sumber bahan baku dari halal source dan tidak beracun</li>
<li>proses produksi harus bersih dari kotoran dan najis</li>
<li>proses logistic dan penyimpanan harus ditempat yang bersih dan bebas dari najis</li>
<li>Proses transportasi, distribusi atau pengangkutan ke retail atau customer menggunakan transportasi yang bersih dan bebas najis</li>
<li>Proses penjualan dan penyimpanan barang retail, tempat dalam keadaan bersih dan bebas dari najis</li>
<li>Proses penyajian dan konsumsi ke consumer saat terkontaminasi dengan barang non halal dan bersih</li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Titik Kritis Halal Hewani</title>
		<link>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal-hewani/</link>
					<comments>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal-hewani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitry Oktavia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 07:50:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Food]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Inisght]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tdi_10_fb8</guid>

					<description><![CDATA[Bismillah Hewan hewan apa saja yang diharamkan untuk dikonsumsi dan bagaimana kita mengetahui titik kritis halal hewani Menurut Surah Al Maidah 3, hewan yang haram dimakan : Daging babi dan turunannya Bangkai (Binatang yang tidak disembelih) Darah Binatang-binatang yang disembelih atas nama selain Allah Binatang yang mati tercekik, yang mati dipukul, dan yang mati terjatuh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah</p>
<p>Hewan hewan apa saja yang diharamkan untuk dikonsumsi dan bagaimana kita mengetahui titik kritis halal hewani</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-115 size-full" src="https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-33.png" alt="" width="661" height="536" srcset="https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-33.png 661w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-33-300x243.png 300w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-33-518x420.png 518w" sizes="(max-width: 661px) 100vw, 661px" /></p>
<p>Menurut Surah Al Maidah 3, hewan yang haram dimakan :</p>
<ul>
<li>Daging babi dan turunannya</li>
<li>Bangkai (Binatang yang tidak disembelih)</li>
<li>Darah</li>
<li>Binatang-binatang yang disembelih atas nama selain Allah</li>
<li>Binatang yang mati tercekik, yang mati dipukul, dan yang mati terjatuh dari tempat yang tinggi</li>
<li>yang mati ditanduk, dan yang mati dimakan binatang buas</li>
</ul>
<p>Selain itu hewan haram juga berupa :</p>
<ol>
<li>Bangkai kecuali seafood</li>
<li>Semua binatang buas (as-siba&#8217;) yang bertaring</li>
<li>Semua jenis burung berkuku tajam dan menyambar (riwayat muslim)</li>
<li>Anjing dan kucing</li>
<li>Semua jenis binatang yang menjijikan</li>
</ol>
<p>Semua binatang yang diarahkan untuk dibunuhatau dilarang dari dibunuh</p>
<p>Sebilangan ulama berpendapat bahwa binatang-binatang yang dilarang oleh Nabi SAW dari membunuhnya atau yang diarahkan untuk membunuhnya adalah haram.</p>
<p>Sabda Nabi SAW</p>
<p>&#8220;Dari &#8216;Aisyah bahwa rasul SAW bersabda : 5 jenis binatang semuanya fawasiq boleh dibinuh di Tanah Haram : Burung gagak, burung layang-layang, kalajengking, tikus, anjing dan al-&#8216;aqur (sejenis binatang yang menggigit).&#8221; (Riwayat Al-Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi dan Nasai).</p>
<p>Sabda dari Nabi SAW</p>
<p>Dari Ibn Abbas bahwa Nabi SAW telah melarang daripada membunuh 4 jenis binatang : semut, lebah, belatuk dan nuri.</p>
<div class="text_exposed_show">
<p>References LPPOM. MUI</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal-hewani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Titik Kritis Halal Nabati</title>
		<link>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal-nabati/</link>
					<comments>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal-nabati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitry Oktavia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 07:50:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Food]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Inisght]]></category>
		<category><![CDATA[Surah Al Qur'an]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tdi_11_afa</guid>

					<description><![CDATA[Bismillah Apa itu titik kritis (TK) nabati, pada dasarnya produk nabati yang fresh seperti buah dan sayur 🥦 pasti halal, namun jika sudah mengalami pengolahan maka akan dilihat lagi titik tik kritisnya, seperti yang terlihat dalam diagran di Slide Produksi kehalalan produk dari bahan nabati yang perlu diketahui apakah ada proses pengolahan atau tidak, sehingga dapat terlacak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah</p>
<p>Apa itu titik kritis (TK) nabati, pada dasarnya produk nabati yang fresh seperti buah dan sayur <span class="_5mfr"><span class="_6qdm">🥦</span></span> pasti halal, namun jika sudah mengalami pengolahan maka akan dilihat lagi titik tik kritisnya, seperti yang terlihat dalam diagran di Slide</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-121 size-full" src="https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-34.png" alt="" width="659" height="526" srcset="https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-34.png 659w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-34-300x239.png 300w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/Screenshot-34-526x420.png 526w" sizes="(max-width: 659px) 100vw, 659px" /></p>
<p>Produksi kehalalan produk dari bahan nabati yang perlu diketahui apakah ada proses pengolahan atau tidak, sehingga dapat terlacak keharamannya. banyak produk olahan yang berasal dari bahan nabati antara lain : produk kering, tepung kering, oleoresin (cabe, rempah-rempah), emulsifier nabati, soya lecithin, mono/digliserida), Hydrolized Vegetable Protein (HVP), minyak nabati dan margarin, jam / selai, manisan buah-buahan, sari buah dan konsentrat, buah-buahan kalengan.</p>
<p>References LPPOM. MUI</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal-nabati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Titik Kritis Halal Tepung Terigu</title>
		<link>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal-tepung-terigu/</link>
					<comments>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal-tepung-terigu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitry Oktavia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 07:50:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Food]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Inisght]]></category>
		<category><![CDATA[Titik Kritis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tdi_18_985</guid>

					<description><![CDATA[Bismillah Jumat Mubarak Apa sih titik kritis halal bahan bahan makanan yang perlu diketahui? InsyaAllah kita belajar sedikit sedikit.. 😘 Ada bahan yang sepertinya bersumber dari bahan halal tetapi ternyata dalam proses pembuatan ada bahan bahan lain yang ditambahkan yang harus diketahui juga kehalalan sumbernya. Pada pembuatan tepung seringkali ditambhakan bahan-bahan aditif yang berfungsi untuk meningkatkan sifat-sifat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah<br />
Jumat Mubarak</p>
<p>Apa sih titik kritis halal bahan bahan makanan yang perlu diketahui?</p>
<div class="text_exposed_show">
<p>InsyaAllah kita belajar sedikit sedikit.. <span class="_5mfr"><span class="_6qdm">😘</span></span> Ada bahan yang sepertinya bersumber dari bahan halal tetapi ternyata dalam proses pembuatan ada bahan bahan lain yang ditambahkan yang harus diketahui juga kehalalan sumbernya.</p>
<p>Pada pembuatan tepung seringkali ditambhakan bahan-bahan aditif yang berfungsi untuk meningkatkan sifat-sifat tepung gandum yang dihasilkan. salah satunya yaitu L-SISTEIN (biasanya dalam bentuk hidrokloridanya) yang berfungsi sebagai improving agent, meningkatkan sifat-sifat tepung gandum yang di inginkan.</p>
<p>L-sistein yang murah yang banyak tersedai di pasaran adalah L-sistein yang dibuat dari rambut manusia, khususnya yang diproduksi di cina.</p>
<p>Tentu saja karena berasal dari bagian tubuh manusia maka L-sistein ini haram sehingga tepung terigu yang menggunakan L-sistein dari rambut manusia haram hukumnya bagi umat islam. Selain itu l-sisteinjuga diperoleh dari babi dan bulu unggas.</p>
<p>Namun beberapa negara sudah, melarang penggunaan sumber rambut manusia.</p>
<p>L-sistein yaitu salah satu jenis asam amino yang juga bermanfaat bagi tubuh.</p>
<p>Salah satu fungsi l-sistein dalam industri adalah untuk sebagai improving agent, contoh penggunaan l-sistein dalam tepung terigu untuk melembutkan gluten, dengan demikian adonan menjadi lebih lembut. L-sistein juga digunakan untuk keperluan kuliner, misalnya dalam perisa daging yang sering digunakan dalam produk mie instan, mengharumkan aroma daging, dan mengembangkan adonan agar lebih optimal.</p>
<p>Ada juga obat yang dijual dalam bentuk tablet L-SISTEIN sebagai suplement untuk tubuh, please dicek dahulu sumber L-SISTEIN sebelum membeli.</p>
<p>Sumber L-SISTEIN :</p>
<ul>
<li>Rambut manusia</li>
<li>Babi</li>
<li>Sapi</li>
<li>Ayam</li>
<li>Telur</li>
<li>Gandum</li>
<li>Lentils</li>
<li>Tuna</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal-tepung-terigu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Titik Kritis Halal Keju</title>
		<link>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal-keju/</link>
					<comments>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal-keju/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitry Oktavia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 07:50:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Food]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Inisght]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Kosmetik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tdi_4_ab8</guid>

					<description><![CDATA[Bismillah Jumat Mubarak Keju adalah salah satu makanan kegemaran orang Indonesia yang dibuat dengan bahan baku susu sapi. Namun ada hal yang kita harus ketahui dalam proses pembuatan, ada bantuan enzim dalam. Proses pembuatannya yang perlu kita sumber dari enzim tersebut. Semoga bermanfaat. Keju sebenarnya adalah makanan yang dihasilkan dengan cara memisahkan zat-zat padat dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah<br />
Jumat Mubarak</p>
<p>Keju adalah salah satu makanan kegemaran orang Indonesia yang dibuat dengan bahan baku susu sapi.</p>
<div class="text_exposed_show">
<p>Namun ada hal yang kita harus ketahui dalam proses pembuatan, ada bantuan enzim dalam. Proses pembuatannya yang perlu kita sumber dari enzim tersebut.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<p>Keju sebenarnya adalah makanan yang dihasilkan dengan cara memisahkan zat-zat padat dalam susu melalui proses pengentalan atau koagulasi. Proses pengentalan ini dilakukan dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu yang disebut rennet.</p>
<p>Ada 3 motode koagulasi susu (pembuatan dadih). Salah satunya metode menggunakan enzim (enzim adalah suatu protein yang mempunyai kemampuan mempercepat reaksi biologis) yang mampu menggumpalkan susu (disebut juga koagulan) pola ini banyak digunakan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-153 size-full" src="https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/117579375_135617351560181_2446738217576317939_o.jpg" alt="" width="960" height="960" srcset="https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/117579375_135617351560181_2446738217576317939_o.jpg 960w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/117579375_135617351560181_2446738217576317939_o-300x300.jpg 300w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/117579375_135617351560181_2446738217576317939_o-150x150.jpg 150w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/117579375_135617351560181_2446738217576317939_o-768x768.jpg 768w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/117579375_135617351560181_2446738217576317939_o-696x696.jpg 696w, https://thehalalinsights.com/wp-content/uploads/2020/11/117579375_135617351560181_2446738217576317939_o-420x420.jpg 420w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p>Enzim koagulan yang pertama-tama digunakan adalah yang berasal dari perut sapi muda (anak sapi) yang disebut dengan rennet. Pada saat ini, rennet diperoleh bukan hanya dari perut sapi muda, akan tetapi juga perut sapi dewasa, anak kambing, kambing dewasa, domba dan babi.</p>
<p>Keju dapat meningkatkan kekuatan tulang dan mencegah osteoperosis, karena kandungan kalsium dalam keju bernilai sangat tinggi. Selain menyehatkan tulang, keju bermanfaat bagi kesehatan otot karena adanya kandungan protein asam amino.</p>
<p>Pakar kesehatan menyarankan kmita untuk mengkonsumsi keju maksimal sekitar 30 gram setiap hari. Hal ini disebabkan oleh kadar kalori didalam keju dengan jumlah tersebut yang sudah memiliki 125 kalori.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thehalalinsights.com/titik-kritis-halal-keju/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
