Titik Kritis Halal Mirin dalam Makanan Jepang

0
45
Bismillah
Ternyata untuk makanan Jepang banyak macam macam sauces yang digunakan, dan harus diperhatikan kandungannya, karena banyak mengandung wine atau alkohol. Salah satu cairan yang suka dicampur dalam sauce jepang adalah mirin, walaupun mirin sendiri bisa langsung dipakai sebagai sauce/ cairan penyedap makanan seperti sushi atau sukiyaki.

Mirin adalah sejenis arak yang dibuat daripada beras. Rasanya manis dan berwarna kuning dulu ketika harga gula agak mahal dan sukar didapati, mirin mula digunakan di dalam masakan sebagai penggantinya.

Mirin jauh lebih manis daripada sake, mirin digunakan sebagai pengganti gula dalam masakan Jepang dan juga dinikmati sebagai minuman. Kandungan alkohol sekitar 10-14%, oleh sebab itu mirin menjadi non-halal untuk dikonsumsi.

Mirin banyak digunakan pada saus yang manis, contohnya adalah saus teriyaki dan tentsuyu. Ada juga yang menggunakan mirin untuk membuat sushi.

Kini terdapat mirin fu choumiryou yaitu mirin yang tidak mengandungi alkohol (halal) di pasaran boleh digunakan sebagai pengganti hon-mirin.

Bahan alternatif mirin non alkohol dan halal adalah campuran gula dan air dengan rasio 3:1. Selain itu ada madu, sirup agave (sejenis tanaman kaktus) dapat meniru manisnya mirin. Namun jika ingin mendapatkan rasa umami dari mirin, ganti mirin dengan cuka beras berlabel halal.

Semoga bermanfaat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here